MODUL KKPI KELAS 1 SEMESTER 2

March 12, 2008

MENGOPERASIKAN PERANGKAT LUNAK
LEMBAR SEBAR

05

EDISI III – 2005

MATA MATA DIKLAT:

KETERAMPILAN KOMPUTER DAN
PENGELOLAAN INFORMASI (KKPI)

PROGRAM KEAHLIAN:

SEMUA PROGRAM KEAHLIAN

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN

 

2005

KEGIATAN BELAJAR 1

2.1. Tujuan

Setelah menyelesaikan kegiatan belajar ini, peserta didik dapat :

a. Menjelaskan dan mempersiapkan perangkat lunak lembar sebar yang digunakan untuk mengolah angka.

b. Dapat menyalakan komputer sesuai dengan sistem operasi yang ada

c. Mengetahui perangkat lunak lembar sebar sudah terinstalasi/belum

d. Menjalankan perangkat lunak lembar sebar

2.2. Mempersiapkan Perangkat Lunak Lembar Sebar

2.2.1. Pengecekan Perangkat Lunak Lembar Sebar

Sebelum mulai bekerja dengan buku kerja langkah pertama yaitu mengecek apakah di komputer kita sudah terinstal perangkat lunak lembar sebar atau belum. Bila sudah bisa melanjutkan kelangkah berikutnya, dan jika belum harus dilakukan penginstalan dulu perangkat lunak lembar sebar.

Pengecekan dilakukan dengan cara melihat di layar monitor jika terdapat simbol Microsoft Excel untuk sistem operasi windows berarti perangkat lunak sudah terinstall. Jika dilayar monitor tidak tampil langkah berikutnya dengan meng-klik Start pilih program cari simbol Microsoft Excel.

2.2.2. Petunjuk Penggunaan Perangkat Lembar Sebar

Penggunaan perangkat lunak lembar sebar dengan mengacu pada kegiatan belajar yang ada pada modul 5 , Mengoperasikan Perangkat Lunak Lembar Sebar.

2.2.3. Perangkat Komputer sudah dinyalakan sesuai dengan sistem operasi

Agar bisa menggunakan perangkat lunak lembar sebar, perangkat komputer yang digunakan harus dapat berjalan normal seuai dengan sistem operasi yang terinstall dan perangkat lunak lembar sebar sudah terinstall dengan baik, jika belum bisa menghubungi teknisi komputer untuk menginstalkan perangkat lunak lembar sebar yang diinginkan.

2.2.4. Menjalankan Perangkat Lunak Lembar Sebar

Berikut ini ditampilkan dua cara memulai operasi lembar sebar yang sering digunakan :

- Pertama menggunakan sistem operasi windows lembar sebar yang digunakan Microsoft Excel.

- Kedua menggunakan sistim operasi linux lembar sebar yang digunakan open office Calc

Cara menjalankan lembar sebar adalah:

Sistem operasi Windows

Sistim operasi Linux

1. Klik Start

1. Klik Program

2. Klik Microsoft Excel

1. Klik Main Menu / K Menu

2. Klik OpenOffice.org

3. Klik OpenOffice Calc



Jendela Aplikasi Excel atau OpenOffice Calc akan terbuka, seperti berikut :




 
 

 

 

 

2.3. Rangkuman Kegiatan Belajar 1
Untuk dapat menggunakan perangkat lunak lembar sebar ada hal yang harus kita kerja meliputi :

a. Mengecek perangkat lunak lembar sebar apakah sudah terinstal atau belum

b. Memiliki petunjuk penggunaan perangkat lunak lembar sebar yang dipahami

c. Memiliki perangkat komputer dengan sistem operasi yang dapat berjalan normal dan sudah terinstalasi perangkat lunak lembar sebar

d. Menjalankan perangkat lunak lembar sebar sesuai dengan petunjuk yang ada
.

KEGIATAN BELAJAR 2

 

3.1. Tujuan

Setelah menyelesaikan kegiatan belajar ini, peserta didik dapat :

1) Menjelaskan menu-menu yang terdapat dalam perangkat lunak lembar sebar

2) Mengelola dokumen seperti membuat, menyimpan, membuka dan menyimpan dengan nama lain.

3) Menyimpan dokumen dengan berbagai format type data yang ada.

3.2. Mengenali menu, membuat, membuka dan menyimpan file.

3.2.1. Mengenal Bagian-bagian Lembar sebar

Untuk OpenOffice.org Calc dari linux memiliki bagian-bagian yang persis sama dengan Excel.

Ketika Microsoft Excel atau OpenOffice Calc diaktifkan maka sebuah buku kerja (workbook) kosong akan terbuka, siap untuk digunakan. Buku kerja baru tersebut terdiri dari 3 lembar kerja (Sheet) yang diwakili melalui tab lembar kerja (tab sheet) yang terletak di jendela aplikasi paling bawah. Jumlah Sheet dalam tiap workbook dalam ditambah atau dikurangi sesuai dengan kebutuhan. Tiap lembar kerja dalam buku kerja, terdiri dari 256 kolom dan 65536 baris.

Kolom diwakili oleh huruf, A, B, C,D ……, sedangkan baris diwakili oleh angka 1, 2, 3,…. Sampai 65536. perpotongan antara baris dan kolom disebut Cell. Cell diberi nama menurut posisi kolom dan baris pada lokasinya. Contohnya Cell C5 adalah perpotongan antara kolom C dan baris 5. Agar kita dapat bekerja dengan Lembar sebar dengan lebih efektif, maka kita harus mengerti terlebih dahulu tentang konsep yang digunakan dalam lembar sebar yaitu: Konsep WORKBOOK. Workbook merupakan kumpulan dari sheet sedangkan lembar kerja yang terdapat dalam sheet disebut worksheet.

Biar lebih mudah dalam pemahaman, bayangkan saja Workbook itu sebuah buku tulis, dimana setiap buku terdiri dari beberapa halaman untuk menulis. Kita dapat menulis dihalaman 1 ( sheet 1 ), halaman 5 ( sheet 5 ), halaman 10 ( sheet 10 ) dan seterusnya. Bukunya disebut Workbook dan halaman – halamannyanya disebut Sheet, dan halaman tempat menulis disebut dengan Worksheet.

3.2.2. Membuat Buku Kerja Baru

Apabila ingin membuat buku kerja (file) yang baru yang masih kosong, dapat dilakukan dengan:

1) Klik menu File

2) Pilih New (Ctrl + N)

3.2.3. Menyimpan Buku Kerja

Agar data yang sudah dibuat di buku kerja dapat dibuka lagi dilain waktu harus dilakukan penyimpanan buku kerja.

Langkah penyimpanan buku kerja adalah sebagai berikut:

1) Klik menu File, pilih Save atau tekan Ctrl + S, bisa juga dengan klik gambar disket yang ada pada toolbars standard, hingga tampil kotak dialog Save As

3.2.4. Membuka Buku Kerja yang Pernah Disimpan

File buku kerja yang telah tersimpan dapat dibuka dengan cara:

1). Klik menu File, pilih Open atau tekan Ctrl + O , hingga tampil kotak dialog open seperti dibawah ini :

3.2.5. Menutup Buku Kerja

Untuk menutup Buku Kerja ada dua cara :

Cara pertama :

1. Klik tombol close Window yang terdapat disudut kanan atas jendela lembar sebar tersebut.

2. Klik yes jika ingin menyimpan dokumen dan klik no jika tidak ingin menyimpan

Cara kedua :

1. Klik menu File

2. Klik Close, maka akan muncul pertanyaan apakah file akan disimpan sebelum ditutup.

klik yes jika ingin menyimpan dokumen dan klik no jika tidak ingin menyimpan dokumen

3.2.6. Keluar dari Lembar Sebar

Untuk mengakhiri bekerja dengan lembar sebar ada dua cara :

Cara Pertama:

1. klik menu File, kemudian klik Exit ;

KEGIATAN BELAJAR 3

 

BAB

.1. Tujuan

Setelah menyelesaikan kegiatan belajar ini, peserta didik dapat :

1) Melakukan editing sederhana seperti mengetik huruf/kata/kalimat, memformat huruf/font, text alignment, format data (text, date dan number) dan presisi (tanda ribuan dan pecahan).

1) Menentukan lebar kolom, menentukan tinggi baris, membuat garis (border) dan arsiran atau warna (shading)

2) Melakukan perintah copy, cut dan paste yang diaplikasikan dengan berbagai pilihan seperti isi (value), format, dll.

3) Melakukan operasi formula dan fungsi seperti +, -, * ,/,sum,avg.

4.2. Melakukan Editing Sederhana, Kolom dan Baris

4.2.1. Mengenal penunjuk sel lembar sebar (Cell Pointer)

Tombol

Keterangan

←↑→↓

Pindah satu sel ke kiri, kanan, atas atau bawah

Enter

Pindah satu sel ke bawah

Home

Pindah ke kolom A pada posisi baris yang aktif

Ctrl + Home

Pindah ke sel A1 pada lembar kerja yang aktif

Ctrl + End

Pindah ke posisi sel terakhir yang sedang digunakan

PgUp

Pindah satu layer ke atas

PgDn

Pindah satu layer ke bawah

Alt + PgUp

Pindah satu layer ke kiri

Alt + PgDn

Pindah satu layer ke kanan

Ctrl + PgUp

Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar kerja berikutnya

Ctrl + PgDn

Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar kerja sebelumnya

4.2.2. Editing Buku Kerja

Setiap lembar sebar, termasuk Microsoft excel, pertemuan antara kolom dan baris disebut dengan CELL.

Contoh : E5 artinya pertemuan antara kolom E dan baris ke-5. Sedangkan RANGE adalah daerah tertentu ( kumpulan dari beberapa cell ). Contoh : A3:G3 (dibaca A3 sampai G3).

Sekarang kita akan belajar memasukkan data – data ke dalam worksheet. Sebagai contoh kita akan memasukkan data singkat dibawah ini :

Contoh Data yang akan dimasukan

No Nama Umur

1 Nia Kurniati 21

2 Nanda A 20

Langkah-langkah Memasukkan Data

1. Aktifkan program lembar sebar

2. Letakkan pointer di A1, ketik No, tekan enter

3. Penekanan enter akan membuat No melompat ke dalam worksheet (dalam contoh ini ke A1), dan pointer langsung lompat ke baris berikutnya, dalam contoh ini ke A2. Langsung ketik angka 1

4. Bawa pointer ke B1 dengan anak panah kanan, ketik Nama, tekan enter

5. Setelah di enter, pointer lompat ke B2, ketik Nia Kurniati enter

6. Bawa pointer ke C1 dengan anak panah kanan, ketik Umur enter

7. Pointer lompat ke C2, ketik 21 enter

8. dst.

 

4.2.3. Mengubah isi data cell

Misalkan isi cell B2 yang berisi Nia Kurniati akan diedit menjadi Nia Kurniaty:

1) Pindahkan pointer ke cell B2

2) Tekan tombol F2.

3) Maka kursor akan berada pada cell tersebut

4) Sekarang ganti i dengan y

5) Setelah selesai tekan enter.

4.2.4. Menghapus Data

Cara untuk menghapus data yaitu :

1) Pindahkan pointer ke cell yang isinya akan dihapus.

(Untuk memindah pointer selain menggunakan tombol di keyboard, kita dapat juga mengklik langsung cell yang bersangkutan dengan cara arahkan mouse pointer ke cell yang akan dihapus kemudian klik tombol kiri mouse).

2) Kemudian tekan tombol delete atau del

1) Maka isi cell akan terhapus.

4.2.5. Mengeblok Data

Salah satu cara untuk memperbaiki tampilan data adalah dengan mengeblok terlebih dahulu data yang akan diubah formatnya, misalnya ingin menebalkan, menambah garis bawah, mengcopy, memindah dan lain-lain.

Mengeblok data dapat dilakukan dengan berbagai cara :

4.2.5.1 Mengeblok data dengan tombol Shift

Perintah

Fungsi

Tekan Shift (jangan dilepas) lalu tekan →

Mengeblok Satu sel di sebelah kanan pointer

Tekan Shift (jangan dilepas) lalu tekan ←

Mengeblok Satu sel di sebelah kiri pointer

Tekan Shift (jangan dilepas) lalu tekan

Mengeblok Satu sel di sebelah atas pointer

Tekan Shift (jangan dilepas) lalu tekan ↓

Mengeblok Satu sel di sebelah bawah pointer

Tekan Shift + Page Down

Mengeblok 1 kolom perlayar ke bawah

Tekan Shift + Page Up

Mengeblok 1 kolom perlayar ke atas

4.2.5.2. Mengeblok Data dengan tombol Mouse


1) Letakan tanda mouse diawal blok misal cell B2

2) Drag (tekan tombol kiri mouse dan jangan dilepas) ke bawah sampai baris blok terakhir misal cell E8


4.2.5.3. Mengeblok Seluruh lembar kerja

1) Letakan tanda mouse di pojok kiri atas (di kiri kolom A, diatas baris 1) sampai muncul tanda

2) Klik 1 x (jika seluruh daerah di lembar kerja tersebut diblok maka yang terblok adalah A1 sampai dengan IV65536

 

4.2.6. Mengatur format tampilan huruf

1) Tempatkan pointer pada sel atau blok range yang isinya yang akan dibentuk

2) Klik menu Format

3) Klik submenu Cell (Ctrl + 1)

4) Tampil: Dialog box format cell


5) Klik tab Font

6) Pada tombol drop_down Font, pilih dan Klik jenis bentuk huruf yang diinginkan

7) Pada tombol drop_down Font Style, pilih dan klik gaya tampilan huruf yang diinginkan

8) Pada tombol drop_down Size, pilih dan klik ukuran huruf yang diinginkan

9) Pada tombol drop_down Underline, pilih dan klik bentuk garis bawah yang diinginkan

10) Pada tombol drop_down Color, pilih dan klik box warna huruf yang diinginkan

11) Pada option Effect, pilih dan klik box efek pencetakan yang diinginkan

12) Klik tombol OK

4.2.7. Meratakan tampilan data

Untuk meratakan tampilan data ada dua cara :

Cara pertama:

1) Tempatkan pointer pada sel atau blok range yang masing-masing isinya akan diubah perataannya.

2) Klik salah satu icon Align Left (rata kiri sel) – icon Center (rata tengah) – icon Right (rata kanan sel) pada toolbar formatting

Cara kedua:

1) Tempatkan pointer pada sel atau blok range yang masing-masing isinya akan diubah perataannya.

2) Klik menu Format

1) Klik submenu Cell (Ctrl + 1)

2) Tampil: Dialog box format cell

 

1) Klik tab Alignment

2) Pada Text alignment pilih jenis perataan text baik dibagian Horizontal maupun Vertical.

3) Pada Orientation pilih format tampilan text yang dikehendak (maximal 90 degrees dan minimal -90 degrees).

4) Pada Text control pilih format yang sesuai (Wrap text untuk menampilkan text sesuai dengan lebar kolom, Shrink to fit untuk untuk menyesuaikan ukuran text sesuai dengan lebar kolom, Merge cell untuk menggabungkan beberapa baris maupun kolom)

5) Klik Tombol OK

4.2.8. Memformat data

4.2.8.1. Memformat Data Tanggal (Date)

Terdapat dua cara mengetik data tanggal yaitu :

1) Ketik = DATE (Tahun, Bulan, Tanggal), contoh : 27 April 2005 diketik= DATE(2005,4,27)

2) Ketik Bulan/Tanggal/Tahun atau Bulan-Tanggal-Tahun, contoh : 27 April 2005 diketik 27/4/2005

Data tanggal yang diketik dengan format Bulan/Tanggal/Tahun misalnya 27/4/2005 bisa dirubah dengan tampilan tertentu seperti 27-April-2005, 27 April 2005 dan lain-lain dengan cara:

1) Blok Range yang isinya akan dirubah

2) Klik menu Format

3) Klik Cell

4) Klik tab Number

5) Klik Date

6) Pada kotak Type, Pilih 14-Mar-01

7) Klik OK

Gambar 4.5. Kotak dialog Format Data Tanggal

4.2.8.2 Memformat Tampilan Angka (Number)

Data yang kita ketik kadang perlu diubah tampilannya, misalnya dari angka 5000 menjadi 5,000.00. Cara mengubah tampilan angka adalah sebagai berikut :

1) Blok Range yang isinya akan dirubah

2) Klik menu Format

3) Klik Cell

4) Klik tab Number

5) Pada kotak Category, Klik Number

6) Pada kotak Decimal places ketik 2

7) Klik Use 1000 Separator (,) untuk menampilkan koma sebagai pemisah ribuan

8)

Pada kotak Negative numbers pilih format yang sesuai

9) Klik OK

Cara menampilkan Simbol Rp. di depan angka misalnya Rp. 100.000,00.

1) Blok Range yang akan dirubah

2) Klik menu Format

3) Klik Cell

4) Klik tab Number

5) Pada Category, klik Accounting

6) Pada kotak Symbol, pilih Rp. Indonesian

7)

 

Klik OK

4.2.9. Mengubah Lebar Kolom dan Tinggi Baris

Cara mengubah lebar kolom :

1) Letakan tanda mouse di salah satu batas kolom misalnya kolom A dan kolom B sampai muncul

2) Drag ke kanan (Width:15.00) untuk melebarkan kolom A

 
 

Atau dengan cara merubah lebar kolom menggunakan menu:

1) Blok kolom yang akan dirubah

2) Klik menu Format

3) Pilih Column

4) Klik Width….

5) Pada kotak Column Width, ketik misal 20

6) Klik OK

 


 
   

4.2.10. Mengubah Tinggi Baris

Cara mengubah tinggi baris:

1) Letakan tanda mouse di salah satu batas baris misalnya baris 1 dan baris 2 sampai muncul

2) Drag ke bawah (Height:15.00) untuk melebarkan baris 1

 
 

Gambar 4.9a. Mengubah tinggi baris menggunakan Mouse

Atau dengan cara merubah tinggi baris menggunakan menu:

1) Blok baris yang akan dirubah

2) Klik menu Format

3) Pilih Row

4) Klik Height…

5)


Pada kotak Row Height, ketik misal 20

6) Klik OK

 
 


4.2.11.Membuat garis (border) dan Arsiran/Warna (Shading)

4.2.11.1 Membuat garis pembatas atau bingkai :

1) Tempatkan pointer pada sel atau blok range yang akan diberi garis pembatas atau bingkai

2) Klik menu format

3) klik submenu Cells (Ctrl + 1)

4) Klik tab Border

Gambar 4.10 Kotak dialog Format Cells Border

5) Pada option Presets, pilih dan klik salah satu box :

· None, digunakan untuk menghapus seluruh garis pembatasan dan bingkai

· Outline, digunakan untuk membuat bingkai di sekeliling sel atau range

· Inside, digunakan untuk menempatkan garis di bagian dalam range

6) Pada option Border, pilih dan Klik garis pembatas yang diinginkan

7) Pada Line Style, pilih jenis garis yang diinginkan

8) Pada tombol drop_down Color, pilih dan Klik warna garis yang diinginkan

9) Klik tombol OK

4.2.11.2 Membuat Arsiran atau warna

1) Tempatkan pointer pada sel atau blok range yang akan diberi arsiran atau warna

2) Klik menu format

3) klik submenu Cells (Ctrl + 1)


Gambar 4.11. Kotak dialog format cells Patterns

4) Klik tab Patterns

5) Pada option Cell shading, pilih warna yang sesuai

6) Pada option Pattern pilih jenis pola yang sesuai (dikotak Sample tampil sesuai dengan Patterns yang dipilih)

7) Klik OK

4.2.12. Menyalin, menempel dan memindah data

4.2.12.1. Menyalin dan Menempel Data

Misalkan isi cell B2 akan disalin ke cell E2:

1) Pindahkan pointer ke cell B2

2) Klik menu edit, pilih copy (Ctrl + C) atau klik di toolbars standard.

3) Pindahkan pointer ke cell E2.

4) Klik menu edit, pilih paste (Ctrl + V) atau klik di toolbars standard

4.2.12.2. Memindahkan Data

Misalkan isi cell B2 akan dipindahkan ke cell E2:

1) Pindahkan pointer ke cell B2

2) Klik menu edit, pilih cut (Ctrl + X). atau klik di toolbars standard

3) Pindahkan pointer ke cell E2.

4) Klik menu edit, pilih paste (Ctrl + V) atau klik di toolbars standard

4.2.13. Membuat Angka Urut

Di dalam pengetikan angka urut misalnya 1 sampai dengan 10, sering kita mengetik angka-angka tersebut secara manual. Hal semacam ini kurang efektif karena membutuhkan waktu yang lama dan kemungkinan akan terjadi kesalahan ketik.

Cara membuat angka urut secara cepat yaitu :

1) Klik cell A1

2) Ketik angka 1 (tekan enter 1x)

3) Ketik angka 2 (tekan enter 1x)

4) Blok cell A1 sampai cell A2

5) Letakan pointer di Fill handle (pojok kanan bawah) sampai muncul tanda +

6) Drag ke bawah sampai baris ke 10


Proses Block

Hasil


       
   
     
 

 

 

4.2.14. Menggunakan rumus dan fungsi

4.2.14.1. Menggunakan Rumus

Rumus merupakan instruksi metematika yang dimasukkan ke suatu cell pada lembar kerja. Rumus akan membawa instruksi untuk melakukan proses perhitungan tertentu.

Lembar sebar dapat melakukan proses perhitungan dengan menggunakan operator hitung sebagai berikut :

Tombol

Nama Tombol

Keterangan Fungsi

+

Tanda plus

Penjumlahan

-

Tanda minus

Pengurangan

*

Tanda asterisk

Perkalian

/

Tanda solidus atau slash

Pembagian

^

Tanda circumflex accent

Perpangkatan

Proses perhitungan akan dilakukan sesuai dengan derajat urutan operator sebagai berikut:

Proses Pertama ^

Proses Kedua * atau /

Proses Ketiga + atau –

Rumus yang diapit dengan tanda kurung () akan diproses terlebih dahulu. Menulis Rumus selalu diawali dengan lambang sama dengan (=) .

Setiap penulisan rumus diawali dengan tanda ’sama dengan’ (=) diakhiri dengan menekan Enter

Contoh :


Pada contoh di atas, Cell D1 merupakan hasil penjumlahan dari cell A1 dan C1 dengan menggunakan rumus penjumlahan:

= A1 + C1

Demikian juga untuk cell D2, D3 dst

4.2.14.2. Mengunakan Fungsi

Ada beberapa fungsi yang sering di gunakan pada saat bekerja dengan lembar sebar, yaitu

COUNT : Menghitung banyak data dalam suatu range

AVERAGE : Menghitung nilai rata – rata data dalam suatu range

MAX : Menghitung nilai tertinggi data dalam suatu range

SUM : Menghitung penjumlahan data dalam suatu range

MIN : Menghitung nilai terendah data dalam suatu range

ROUND : Membulatkan data

Contoh:


Nilai total ialah jumlah harga keseluruhan dari barang-barang tersebut. Untuk itu digunakan fungsi SUM. Dengan rumus =SUM(F2:F9)

4.3. Rangkuman Kegiatan Belajar 3

Melakukan editing sederhana, kolom dan baris meliputi:

* Melakukan Format Huruf (Font) dengan cara :

Klik menu Format ® Cell ® Font , pilih berbagai format yang ada mulai dari jenis huruf, style, size, color, dll.

* Melakukan Perataan Text (Alignment) dengan cara :

Klik menu Format ® Cell ® Alignment , pilih berbagai format yang ada mulai dari text alignment, text control, orientation, dll..

* Memformat data (date dan number) dengan cara :

Klik menu Format ® Cell ® Number ® Date , pilih type jenis tanggal yang diinginkan.

* Memformat Presisi (ribuan dan pecahan) dengan cara :

Klik menu Format ® Cell ® Number ® Number , pilih jenis format yang sesuai mulai dari decimal places, use 1000 separator (,), negative number, dll. .

* Melebarkan Kolom dengan cara :

Klik menu Format ® Column ® width , dari kotak dialog Column Width yang ada ketikan lebar kolom yang diinginkan.

* Meninggikan Baris dengan cara :

Klik menu Format ® Row ® height, dari kotak dialog Row Height yang ada ketikan tinggi baris yang diinginkan.

* Membuat Garis (Border) dengan cara :

Klik menu Format ® Cells ® Border, pilih format border yang sesuai.

* Membuat Arsiran atau warna (Shading) dengan cara :

Klik menu Format ® Cells ® Patterns, pilih format shading yang sesuai.

* Menyalin dan menempel data dengan cara :

Blok Range yang akan disalin, Klik menu Edit ® Copy.

Arahkan mouse pointer ke area penampungan hasil copy, Klik menu Edit ® Paste.

* Memindah data dengan cara :

Blok Range yang akan disalin, Klik menu Edit ® Cut.

Arahkan mouse pointer ke area pindahan, Klik menu Edit ® Paste.

4.4. Tugas Kegiatan Belajar 3

Buatlah tabel dibawah ini dan simpan di disket dengan nama TgsKKPI-5.

KEGIATAN BELAJAR 4

 

5.2. Mencetak Buku Kerja

5.2.1. Mengubah ukuran kertas

1) Klik menu file

2) Klik page setup

3) Maka akan keluar kotak dialog page setup seperti gambar dibawah ini:

Klik kotak paper size kemudian pilihlah ukuran kertas yang dikehendaki

4) Klik ok



5.2.2. Menentukan Area Pencetakan

Setelah melakukan editing terhadap dokumen langkah berikutnya ada menentukan area yang akan di cetak ke printer, dengan cara berikut :

1) Blok Range yang mau di cetak

2) Klik menu File

3) Pilih Print Area

4) Klik Set print area

Range yang di blok akan dikelilingi garis putus-putus. Untuk melihat tampilan print area dengan cara :

1) Klik menu File

2)


Klik Print Preview


5.2.3. Mencetak Dokumen

1) Buka dokumen yang akan dicetak

2) Hidupkan printer dan masukkan kertas

3) Klik menu File pilih Print (Ctrp + P)



4) Maka akan keluar kotak dialog Print

5) Pada kotak Name, pilih nama printer yang digunakan.

6) Tombol Properties , untuk menentukan posisi kertas hasil pencetakan. Lembar sebar menyediakan dua buah arah pencetakan yaitu Portrait pencetakan dengan arah kertas tegak (vertical) dan Landscape pencetakan dengan arah kertas tidur (horisontal)

7) Pilihan Print range :

All : mencetak semua halaman pada file

Page (s) From : to : : mencetak halaman tertentu

8) Option Print what ;

a) Selection : mencetak range yang di blok

b) Active sheet (s) : mencetak seluruh isi sheet aktif.

c) Entire Workbook : mencetak seluruh sheet dibuku kerja.

9) Copies

Number of copies : untuk menentukan jumlah copy halaman yang dicetak, misal pilih 2, maka setiap halaman akan dicetak masing-masing dua kali.

10) Tombol Preview, jika ditekan akan mempelihatkan posisi teks hasil cetakan

11) Jika pilihan sudah diatur sesuai keinginan, tekan OK, maka naskah yang ada di layar akan dicetak ke printer.

Untuk mencetak secara langsung tanpa menampilkan kotak dialog print dengan meng-klik pada toolbars standard.

5.3. Rangkuman Kegiatan Belajar 4

Setelah pembuatan lembar kerja selesai tahap berikutnya adalah melakukan pencetakan dokumen dengan menggunakan printer yang ada.

Sebelum dicetak ada beberapa langkah yang dilakukan yaitu:

v Merubah Ukuran Kertas dengan cara :

Klik menu FilePage Setup, di tab Page option Paper Size pilih jenis kertas yang diinginkan misal : A4.

v Menentukan Area Pencetakan dengan cara :

Blok Area Range yang mau di cetak, Klik menu FilePrint Area Set Print Area, akan tampil garis putus-putus mengelilingi Range yang di blok.

v Mencetak Dokumen dengan cara :

Klik menu FilePrint, dari kotak dialog yang tampil pilih jenis printer yang digunakan, area pencetakan, jumlah pencetakan, dll.

 

 

MODUL KKPI KELAS 1 SEMESTER 1

March 12, 2008

MENGOPERASIKAN PERANGKAT LUNAKPENGOLAH KATA

04

MATA DIKLAT :

KETERAMPILAN KOMPUTER DAN

PENGELOLAAN INFORMASI

PROGRAM KEAHLIAN :

SEMUA PROGRAM KEAHLIAN

DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL

DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

DIREKTORAT PENDIDIKAN MENENGAH KEJURUAN

2005

2. KEGIATAN BELAJAR 1

2.1. Tujuan PemelajaranSiswa mampu menjelaskan dan mempersiapkan Perangkat Lunak untuk dapat digunakan mengolah kata;2.2. Definisi Perangkat Lunak Pengolah Kata

Perangkat Lunak Word Processor (selanjutnya disebut pengolah kata) adalah suatu program pengolah dokumen berisi teks dan gambar yang memiliki banyak keistimewaan dan sangat profesional dibanding dengan program teks yang sudah ada.

Dalam sistem operasi berbasis teks seperti DOS kita bisa memanfaatkan perintah copy con untuk membuat file teks, walaupun sifatnya sangat-sangat terbatas. Sedangkan dalam sistem operasi GUI seperti Windows sebenarnya sudah ada notepad maupun Wordpad yang kemampuannya dalam mengolah kata sudah cukup baik. Namun karena tuntutan terhadap kebutuhan untuk bekerja dengan teks dan obyek-obyek lain yang semakin kompleks akhirnya harus dipergunakan Perangkat Lunak yang benar-benar bisa memenuhinya.

Saat ini sudah terdapat banyak sekali Perangkat Lunak pengolah kata yang bisa mengerjakan bermacam tugas yang sangat kompleks. Contoh-contohnya adalah Wordstar, ChiWriter, WordPerfect, MS Work, Microsoft Word, KWriter dan AmiPro.

Ciri khas Perangkat Lunak pengolah kata secara umum adalah mengolah mulai dari karakter, kata, kalimat, yang akhirnya membentuk suatu paragraf, sekumpulan paragraf membentuk satu halaman, dan kumpulan halaman membentuk sebuah naskah yang dalam hal ini disebut sebagai file atau dokumen.

Kemampuan utama Perangkat Lunak pengolah kata meliputi penulisan, pembentukan (formatting) penambahan, penghapusan, penyimpanan dan pencetakan.

2.3. Mempersiapkan Perangkat Lunak Pengolah Kata

Karena Perangkat Lunak pengolah kata yang paling banyak digunakan saat ini adalah MS Word, maka sebagai contoh aplikasi kita akan menjelaskan langkah-langkah pengoperasian Perangkat Lunak tersebut. Dengan asumsi bahwa sebagian besar aplikasi yang sama juga memiliki fasilitas serta fitur-fitur yang sebagian besar sama dengan MS Word.

Dalam lingkungan MS Windows kita bisa mengakses sebuah aplikasi yang sudah diinstal terlebih dahulu melalui lebih dari satu cara, antara lain:

1. Melalui Start

Langkah – langkahnya adalah :

Klik start > Programs, baru masuk ke folder MS Office. Atau mungkin langsung dari klik start > Programs > Microsoft Word.

2. Dari shortcut yang sebelumnya kita buat terlebih dahulu.

Langkah – langkahnya adalah dengan klik ganda shortcut yang akan dibuka

3. Dari Start > Run lalu kita pilih Browse.

Langkah – langkahnya adalah tinggal kita cari letak dari file yang akan kita buka. Misalnya di Program Files\Microsoft Office\Winword.exe. Setelah terpilih klik Ok.

4. Cara lain adalah melalui Windows Explorer, lalu kita cari lokasinya seperti pada langkah no. 3.

5. Sedangkan yang terakhir adalah melalui fasilitas pencarian yang dimiliki oleh Windows.

Langkah langkahnya adalah klik start > Search > All files and folders. Pada form isian kita bisa menuliskan nama file yang ingin kita cari, misalnya winword. Setelah ditemukan tinggak klik maka file tersebut akan dieksekusi.

Setelah tereksekusi maka aplikasi MS Word akan dijalankan dan menampilkan lingkungan kerja sebagai berikut:

Sedangkan tampilan pada lingkungan kerja Open Office.org Writer adalah sebagai berikut:

Gambar 7. Lingkungan kerja OpenOffice.org Writer di platform Linux

2.4. Rangkuman Kegiatan Belajar 1 :

Perangkat Lunak Word Processor (selanjutnya disebut pengolah kata) adalah suatu program pengolah dokumen berisi teks dan gambar yang memiliki banyak keistimewaan dan sangat profesional dibanding dengan program teks yang sudah ada. Perangkat Lunak pengolah kata yang paling banyak digunakan saat ini adalah MS Word, hampir disemua instansi pemerintah dan perusahaan-perusahaan menggunakannya.

3. KEGIATAN BELAJAR 2

3.1. Tujuan Pemelajaran

Siswa mampu mengenali menu, membuat, membuka, menyimpan dokumen menggunakan Perangkat Lunak pengolah kata MS Word.

3.2. Mengenali Lingkungan Kerja

3.2.1. Menu dan Toolbar

Menu menampilkan sekumpulan perintah. Beberapa di antaranya selain berupa teks juga memiliki gambar (image) yang menjadi simbolnya sehingga mudah mengasosiasikan keduanya.

Sebagian besar menu terletak pada menu bar, sedangkan toolbar adalah sebuah baris memanjang yang bisa terdiri dari button (tombol), menu, atau kombinasi keduanya. Biasanya dapat diaktifkan atau dinonaktifkan melalui View > Toolbars

Gambar 8. Keterangan menu dan toolbar

3.3. Keyboard Shortcut

Kunci shortcut berfungsi untuk mengakses perintah dengan menggunakan keyboard, yang sebagian besar mengacu pada layout keyboard U. S. Untuk sebagian pengguna yang sudah banyak mengetahui kombinasi kunci-kunci ini biasanya lebih senang bekerja tanpa menggunakan mouse. Karena akan banyak menghemat waktu dan mempercepat pekerjaan.

 

Di bawah ini terdapat daftar kombinasi kunci pada keyboard yang sering digunakan untuk mengeksekusi perintah dalam aplikasi MS Word.

Kombinasi Shortcut yang sering digunakan

Fungsi

CTRL+N

Membuat sebuah dokumen baru

CTRL+O

Membuka dokumen

CTRL+W

Menutup dokumen

ALT+CTRL+S

Memecah jendela dokumen

ALT+SHIFT+C

Mengembalikan dokumen setelah dipecah

CTRL+S

Menyimpan dokumen

CTRL+B

Membuat cetak tebal

CTRL+I

Membuat huruf miring

CTRL+U

Membuat huruf bergaris bawah

CTRL+SHIFT+<

Mengurangi ukuran huruf

CTRL+SHIFT+>

Memperbesar huruf

CTRL+C

Menyalin teks atau obyek terpilih

CTRL+X

Memotong teks atau obyek terpilih

CTRL+V

Menempelkan teks atau obyek

CTRL+Z

Membatalkan aksi sebelumnya

CTRL+Y

Menjalankan lagi aksi terakhir

CTRL+F

Mencari teks dan item-item khusus

ALT+CTRL+Y

Mengulangi pencarian (setelah menutup jendela Find and Replace)

CTRL+H

Mengganti teks, format spesifik, dan item khusus

CTRL+G

Menuju ke page, bookmark, footnote, tabel, comment, graphic, atau lokasi lain

ALT+CTRL+HOME

Melakukan penelusuran melalui sebuah dokumen

ALT+CTRL+P

Mengubah ke print layout view

ALT+CTRL+O

Mengubah outline view

ALT+CTRL+N

Mengubah normal view

BACKSPACE

Menghapus ke kiri satu karakter

CTRL+BACKSPACE

Menghapus ke kiri satu kata

DELETE

Menghapus ke kanan satu karakter

CTRL+DELETE

Menghapus ke kanan satu kata

CTRL+SHIFT+F

Mengubah font

CTRL+SHIFT+P

Mengubah ukuran font

CTRL+]

Menambah ukuran font per 1 point

CTRL+ [

Mengurangi ukuran font per 1 point

CTRL+D

mengubah format karakter (perintah font, menu format)

SHIFT+F3

Mengubah besar kecilnya huruf

CTRL+SHIFT+A

Memformat huruf menjadi besar semua (capital)

CTRL+SHIFT+W

Menggaris bawahi kata tanpa spasi

CTRL+SHIFT+D

Memberi garis bawah ganda pada teks

CTRL+SHIFT+H

Membuat teks yang tersembunyi

CTRL+SHIFT+K

Memformat huruf menjadi huruf besar tetapi berukuran kecil

CTRL+EQUAL SIGN

Membuat format subscript

CTRL+SHIFT+PLUS SIGN

Membuat format superscript

CTRL+SPACEBAR

Menghilangkan format karakter manual

CTRL+SHIFT+Q

Mengubah font menjadi simbol

CTRL+A

Mengeblok seluruh data

Tabel 1. Daftar kunci shortcut yang sering digunakan dalam MS Word

Untuk mencari informasi mengenai kombinasi lainnya tekan saja tombol F1 atau Help lalu masukkan kata kunci keyboard shortcut, maka akan ditampilkan seluruh perintah yang ada dalam MS Word.

3.4. Operasi Dasar

3.4.1. Membuat Dokumen Baru

Untuk membuat dokumen yang baru juga memiliki lebih dari satu cara:

1. Klik File > New

Gambar 9. File > New

2. Dengan keyboard shortcut Ctrl + N

3. Dan klik pada icon

Kemudian akan muncul lembar kerja kosong seperti Gambar 3.6, baru mulai membuat atau mengetik naskah.

3.4.2. Menyimpan Dokumen

Setelah bekerja dengan dokumen yang baru kita perlu melakukan penyimpanan terhadap dokumen tersebut untuk mengantisipasi bila nanti kita perlu bekerja dengan dokumen itu kembali. Cara-cara yang bisa dilakukan adalah:

1. Klik File > Save

Gambar 10. File > Save

2. Dengan keyboard shortcut Ctrl + S

3. Dan klik pada icon

Dalam menu File juga terdapat perintah Save As yang dimaksudkan untuk menyimpan file yang sudah ada sebelumnya dengan nama yang lain. Hal ini ditujukan bila kita ingin melakukan perubahan terhadap sebuah file namun file aslinya masih tetap kita pertahankan.

Ketika kita ingin menyimpan sebuah dokumen baru maka yang akan muncul setelah mengeksekusi perintah simpan adalah sebuah jendela Save As. Kita harus memasukkan sebuah nama untuk mengidentifikasi file tersebut setelah sebelumnya kita tentukan lokasi penyimpanannya.

Sedangkan untuk type file terdapat berbagai macam pilihan, untuk type asli file kita akan disimpan dengan ekstensi doc. Pilihan type yang lain tergantung dari kebutuhan kita terhadap file tersebut. Bisa berupa txt bila tanpa menggunakan tambahan obyek lainnya seperti gambar. Atau bila kita ingin membuat sebuah halaman web maka bisa dipilih type web page (html).

Gambar 11. Jendela Save atau Save As

3.4.3. Membuka Dokumen

Dalam pengoperasian Perangkat Lunak MS Word disamping kita mampu membuat dokumen baru juga dituntut untuk bisa membuka dan menutup dokumen yang sudah kita buat guna untuk perbaikan-perbaikan apabila terjadi kesalahan pada dokumen tersebut.

Ada beberapa cara yang bisa dilakukan:

1. Klik File > Open

Gambar 12. File > Open

1. Dengan keyboard shortcut Ctrl + O

2. Dan klik pada icon

Ketiga cara di atas akan mengaktifkan jendela Open, kemudian kita tinggal mencari file mana yang akan kita buka.

Gambar 13. Jendela Open

3.4.4. Menutup Dokumen

Setelah berhasil membuka sebuah file maka kita harus bisa menutupnya secara benar, tetapi sebelum kita menutup file sebaiknya harus disimpan dulu.

Cara yang bisa ditempuh adalah sebagai berikut:

1. Klik File > Close

Gambar 14. File > Close

2. Dan klik pada icon X yang terletak di sebelah kanan atas lembar kerja.

 

4. KEGIATAN BELAJAR 3

4.1.         Tujuan Pemelajaran

Siswa mampu melakukan editing sederhana, isian berulang menggunakan Perangkat Lunak pengolah kata MS Word.

 

 

4.2.     Melakukan Editing Dan Formatting Sederhana

Untuk membuat sebuah naskah yang bagus kita bisa memanfaatkan berbagai macam fasilitas yang disediakan oleh MS Word, terutama fasilitas formatting yang sudah diletakkan dalam sebuah toolbar tersendiri.

 

Gambar 15. Toolbar Formatting

Pada toolbar tersebut sudah tersedia fasilitas-fasilitas untuk mengubah jenis huruf (font style), ukuran huruf (font size), format huruf, perataan (alignment), spasi baris, penandaan dan penomoran, jarak masuk paragraf, batas tepi, highlight, serta warna font.

Sedangkan untuk fasilitas lainnya bisa diakses melalui menu Format.  

       

 

 

 

 

 

 

  

 

 

 

 

Gambar 16. Menu Format beserta perintah-perintahnya                                                                            

                                                                       

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

                              

                                                                                                       Gambar 17. Jendela Columns

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 18. Jendela Drop Cap

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 19. Jendela Tab

 

Dari masing-masing bisa dijelaskan bahwa untuk membuat kolom koran atau naskah yang berkolom (bukan tabel) kita bisa memanfaatkan Format > Columns. Jumlah kolom bisa diatur sesuai dengan kebutuhan.

Sedangkan Drop Cap dimaksudkan untuk menonjolkan sebuah karakter terpilih dalam sebuah paragraf, biasanya ini digunakan pada huruf depan sebuah paragraf.

Format > Tab bisa dimanfaatkan untuk memberi tanda tertentu yang aktif bila kita menekan tombol Tab. Biasanya dimanfaatkan untuk membuat titik-titik pada daftar isi.

 

4.3.    Mengatur Layout Dokumen

Agar penampilan dokumen kita lebih bagus perlu kita lakukan juga pengaturan pada batas (margin), ukuran kertas juga orientasi yang kita butuhkan. Untuk mengaksesnya klik pada File > Page Setup hingga muncul jendela dialog seperti di bawah ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 20. Jendela Tab

Pada tab Margin terdapat form-form pengaturan batas kanan, kiri, atas dan bawah. Sedangkan Orientation digunakan untuk memilih tampilan memanjang atau melebar. Tab Paper digunakan untuk memilih ukuran kertas, yang akan tersedia secara lengkap apabila periferal printer sudah terinstal.

 

4.4.    Mengatur Format Berulang (AutoCorrect)

    

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 21. Menu Tools AutoCorrect dan jendela AutoCorrect

 

Bila dalam pengetikan sebuah naskah kita sering menjumpai istilah atau kata yang sama, untuk menghemat waktu pengetikan MS Word sudah menyediakan fasilitas yang disebut AutoCorrect. Maksudnya adalah dengan mengetikkan satu huruf saja, misalnya rt maka secara otomatis Word akan mengeksekusinya sebagai rukun tetangga. Tergantung pada penggunaan karakter yang kita inginkan untuk mengacu pada istilah-istilah yang ada.

Langkah:

1.    Klik tools

2.    AutoCorrect

3.    Tulis beberapa huruf depan kata yang dimaksud direplace

4.    Tulis kata/kalimat yang dimaksud pada kolom with

5.    Klik Add

6.    Dalam penulisan sebenarnya, jika hendak menulis kalimat yang berulang tersebut, cukup hanya dengan menulis huruf depannya dan tekan spasi.

 

4.5.       Pembuatan Header, Footer, Page Numbering

Header adalah tulisan atau gambar yang terletak pada bagian atas halaman yang akan terus muncul sebanyak jumlah halaman  yang kita buat. Contoh yang sering kita temui adalah kop surat. Sedangkan footer adalah header yang terletak di bagian bawah halaman.

Langkah membuat header

1.    Klik View

2.    Header and Footer

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 22. Cara mengaktifkan fasilitas Header dan Footer

 

3.    Isikan  header pada dialog.

4.    Untuk footer kita tinggal menggeser ke bagian bawah halaman.

 

 

4.6.    Menggunakan Tabulasi

Tabulasi pada keyboard adalah suatu loncatan tempat kursor berpindah yang digunakan untuk membuat awal paragraf menjorok atau masuk ke dalam, dalam word procesor telah tersedia ukuran atau jarak tabulasi secara otomatis. Untuk membuat atau mengubah tabulasi dapat dilakukan degan mudah;

1.       Tempatkan mouse pointer diatas ruler yang akan dibuat batas tabulasi yaitu pada ruler1.

2.       Klik mouse.

3.       Untuk menggeser/memindahkan letak tabulasi, klik mouse pada tanda tabulasi, kemudian tekan tombol mouse dan jangan dilepas sambil mengesernya ketempat yang Anda inginkan, lepas tombol mousenya maka sekarang tanda tabulasi akan bergeser.

Untuk menghilangkan tabulasi ada 2 cara:

Menggunakan mouse

1.    Tempatkan mouse pointer pada tabulasi yang telah dibuat.

2.    Tekan tombol mouse sambil menggesernya ke bawah sampai tanda tabulasi hilang.

3.    Setelah hilang lepaskan tombol mouse secara cepat.

Menggunakan menu

1.       Tempatkan mouse pointer pada tanda tabulasi.

2.       Tampilkan menu format dan pilih tabs atau klik dua kali mouse pointer maka akan tampil kota dialog.

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 23. Jendela dialog Tabs

 

 

 

4.7.    Membuat Teks berkolom

Pengetikan paragraf dalam bentuk kolom-kolom yang sangat umum diterapkan pada pembuatan koran sehingga pada umumnya pengetikan model seperti ini disebut kolom koran.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 24. Jendela dialog Columns

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 25. Tampilan hasil format dengan 3 kolom


4.8.       Rangkuman Pemelajaran 3 :

o          Melakukan editing menu, membuat, membuka, menyimpan dokumen

o          Mengatur layout dokumen

o          Mengatur format berulang

o          Pembuatan header, footer, page numbering

o          Menggunakan tabulasi

o          Membuat teks berkolom.

 

5. KEGIATAN BELAJAR 4

 

5.1.   Tujuan Pemelajaran

Siswa mampu membuat/mengaplikasi tabel (menambah, menghapus baris dan kolom  menggunakan Perangkat Lunak pengolah kata MS Word

 

5.2.      Membuat Tabel

Dalam suatu dokumen diperlukan suatu data yang dibuat dalam bentuk tabel atau kolom untuk mempermudah dan memperjelas dokumen untuk praktek tabel.

Proses pembuatan tabel

1.      Ketik judul tabel dengan fond size 16, bold dan rata tengah.

2.      Klik tabel pada menu bar.

3.      Klik insert.

4.      Tabel

5.      Pada kotak number of  coloums isikan jumlah kolom 3.

6.      Pada kotak number of rows isikan 4.

7.      Klik ok.

 

DAFTAR NAMA BARANG

BULAN SEPTEMBER 2004

 

NO

NAMA BARANG

JUMLAH BARANG

1.

MONITOR

2 UNIT

2.

CPU

2 UNIT

3.

PRINTER

1 UNIT

 

Proses penghapusan kolom dan baris pada posisi kursor

1.       Klik kursor pada kolom/baris

2.       Klik table > delete > pilih column atau row

3.       Enter

 

Proses penambahan kolom dan baris pada posisi kursor

1.             Klik kursor pada kolom/baris

2.             Klik table > insert > pilih table

3.             kemudian isikan berapa kolom dan baris yang akan ditambah.

4.             Klik ok

 

Gambar 26. Tampilan menu membuat tabel

 

 

5.3.      Rangkuman Pemelajaran 4 :

Dalam suatu dokumen diperlukan suatu data yang dibuat dalam bentuk tabel atau kolom untuk mempermudah dan memperjelas dokumen, seperti : menambah/menghapus baris/kolom (insert/delete row/column), tinggi baris (high row), lebar kolom (column width), dll.

6. KEGIATAN BELAJAR 5

 

6.1.    Tujuan Pemelajaran

Siswa mampu melakukan pencetakan file/dokumen dengan parameter standard dan mengetahui fitur-fitur pencetakan menggunakan Perangkat Lunak pengolah kata MS Word.

 

 

6.2.    Mencetak Dokumen

Langkah –langkah:

1.  Klik file

2.  Print

3.  Pilih page range: All, Current Page, Page dan perintah yang lain

4.  Tekan OK

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Gambar 27. Cara mengaktifkan fasilitas Print dan jendela dialog Print

 

Penjelasan gambar :

Pada langkah ke 3 yaitu pilih page range : All (mencetak semua/seluruh dokumen/file), Current Page (mencetak dokumen/file pada posisi kursor), Page (mencetak dokumen/file sesuai keinginan kita misalnya : hal 1,2,5,dst).

 

 

6.3.       Rangkuman Pemelajaran 4 :

Mencetak file/dokumen dengan parameter standar dan penggunaan fitur-fitur seperti page setup, printer setup, dan print preview serta sub-sub fitur didalamnya.

 

 

 


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.